Pemilihan ketua Rt 023 sepi peminat

Bandar Lampung,Tamasya News.com, Warga Komplek Alfurqon Enggan Keluarkan Uang 1, 5 Juta Jadi Ketua RT
Proses pemilihan Ketua RT 023, Kelurahan Gulak Galik, Kecamatan Teluk Betung Utara, Bandar Lampung sepi peminat.
Hingga Selasa 7 Juli 2026, panitia pemilihan belum menerima satupun berkas pendaftaran dari warga yang berminat menjadi calon Ketua RT.
Padahal, sesuai jadwal, pendaftaran akan ditutup tanggal 7 Juli 2026 sampai pukul 24.00 WIB.
Menurut salah satu Panitia mengatakan kami sudah melakukan sosialisasi ke seluruh warga melalui pengurus dan grup WhatsApp RT. Namun hingga batas waktu mendekati akhir, belum ada warga yang mengajukan diri.
“Kalau sampai jam 24.00 WIB nanti tidak ada pendaftar, maka sesuai aturan kami akan menunda tahapan dan menjadwalkan ulang pendaftaran,” ujarnya kepada awak media Online Tamasya New.com
Selain minimnya peminat, salah satu faktor yang disorot warga adalah adanya ketentuan biaya administrasi pendaftaran sebesar Rp1,5 juta.
Sejumlah warga mengaku keberatan dengan nominal tersebut. Menurut mereka, besaran biaya itu memberatkan dan tidak sesuai dengan semangat pengabdian sebagai Ketua RT.
“Peran Ketua RT itu kan pengabdian untuk waraga dan lingkungan. Kalau ada biaya segitu, banyak warga yang tidak mendaftar.
Kondisi ini menjadi perhatian, mengingat peran Ketua RT sangat penting dalam urusan administrasi kependudukan, keamanan lingkungan, dan kegiatan sosial kemasyarakatan.
Warga RT 023 yang memenuhi syarat dan memiliki komitmen untuk mengabdi, diimbau segera mendaftarkan diri ke sekretariat panitia di wilayah RT 023 sebelum pendaftaran resmi ditutup.
Sementara salah seorang warga RT 023 komplek Alfurqon yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan sebenernya ada warga yang antusias ingin mengikuti sebagai kandidat pemilihan ketua RT, namun rata rata enggan mengeluarkan biaya pendaftaran senilai Rp 1,5 juta yang di tetapkan oleh panitia.
” Mau jadi ketua RT ada beberapa kandidat namun tidak mau mengeluarkan uang 1, 5 juta yang di syaratkan panitia, mau jadi pemimpin tapi gak mau keluar modal, yang ada pengen berharap dapat honor jutaan rupiah perbulannya saja” ujar warga yang wanti wanti tidak mau disebutkan namanya.
